Euforia 5S


Satu siang selepas jam makan siang di sebuah perusahaan manufaktur, plant manager secara tergesa memanggil seluruh penanggung jawab departemen untuk berkumpul di ruang meeting.

Beliau baru saja mendapat kabar dari kantor pusat: owner akan datang ke pabrik besok pagi.

Rapat berlangsung sebentar. Arahannya pun singkat:

> “Kerjakan 5S di setiap bagian. Kalau perlu, siang ini produksi dihentikan untuk bersih-bersih dan merapikan pabrik!”

Dan benar saja, siang itu produksi berhenti, seluruh karyawan sibuk mengelap mesin, mengecat garis lantai, dan menata ulang meja kerja.

>> Itulah yang mereka sebut 5S.

Bagi mereka, 5S hanyalah proyek estetika. Aktivitas bersih-rapi yang dilakukan saat “ada tamu datang”.

Padahal, dalam pemahaman yang benar — sebagaimana dijelaskan oleh Drew Willis dalam bukunya :

Process Implementation Through 5S: Laying the Foundation for Lean.

" 5S bukan tentang kerapian, tapi tentang bagaimana proses kerja mendukung aliran nilai (flow of value)."

> “5S is not about tidiness, it is about enabling flow of value.”

Lebih jauh lagi, Willis mengingatkan:

> “When you implement 5S without understanding process value, you risk standardizing waste.”

"Ketika Anda menerapkan 5S tanpa memahami process value, Anda justru berisiko menstandarkan pemborosan.

5S seharusnya bukan sekadar membersihkan ruang kerja,
melainkan membersihkan cara berpikir tentang nilai proses manufaktur, agar setiap langkah, alat, dan aktivitas di lantai produksi benar-benar mendukung terciptanya nilai bagi pelanggan.

5S yang efektif dimulai dari clarity : kejelasan tentang bagaimana produk, material, dan informasi mengalir untuk menciptakan nilai.

Baru setelah itu, aktivitas Sort, Set in Order, Shine, Standardize, dan Sustain menjadi bermakna dan berkelanjutan.

Sudahkah tim Anda memahami flow of value sebelum mulai menerapkan 5S di area kerja?
Ataukah selama ini 5S masih sekadar “proyek bersih-bersih saat tamu datang”?

Salam Sehat..
Cucun W. Widodo

IG : @cucunwahyudi1
(saya sering posting proyek & insight efisiensi industri di sana.)

Comments

Popular posts from this blog

Hidden Cost of Quality

COGS: Angka Sunyi yang Diam-Diam Menentukan Untung atau Rugi

Yang Membuat Customer Pergi Bukan Defect