Belajar minum kopi pahit

Saya sedang belajar minum kopi pahit (hanya bubuk kopi dan air panas, tanpa tambahan yang lain),


1. Saya belajar menikmati satu lagi dimensi rasa yaitu : pahit, saya akan terus belajar hingga menikmati 'nikmat-pahit' sampai merasa nyaman sebagaimana saya nyaman dengan 'nikmat-manis', 'nikmat-gurih', 'nikmat-asam' dst..

2. Saya belajar menikmati kopi yang 'sejatinya' pahit, dan saya belajar untuk tidak 'lari dari kenyataan' (pahit) dengan menambahkan gula.

3. Saya belajar untuk membawa hasil belajar tentang 'Filosofi kopi' di atas, dalam kehidupan saya yang 'nyata'

Pahit adalah nikmat, Getir adalah nikmat..., maka:
'pahit-getir' kehidupan adalah JUGA kenikmatan..
Pun 'asam-garam' kehidupan adalah JUGA kenikmatan..
Adapun, 'gula-gula' kehidupan adalah kenikmatan yang lebih awal kita kenal sejak kanak kanak.

Manakala semakin dewasa, semakin paham dengan nasehat bung Ebiet G. Ade dalam syair "Apakah ada bedanya".

Salam Sehat,
Cucun Wahyudi Widodo

Comments

Popular posts from this blog

Hidden Cost of Quality

COGS: Angka Sunyi yang Diam-Diam Menentukan Untung atau Rugi

Yang Membuat Customer Pergi Bukan Defect